Rabu, 07 April 2010

Download SEJARAH AGAMA HINDU X ganjil

Klik disini untuk download materi Sejarah Agama Hindu Kelas X semester Ganjil

Pembangunan Ruang Kelas Baru

Mulai tahun 2008 lalu SMK Pariwisata Yapparindo membangun gedung/ruang kelas baru di sebelah barat sekolah lama yang nantinya berfungsi untuk proses pembelajaran dan kegiatan praktek kejuruan sesuai dengan bidang keahlian.

Pembiayaan gedung didapatkan beberapa dari bantuan pusat yakni Direktorat Pembinaan SMK (DitPSMK) sebesar Rp. 200 juta, dana sharing sebesar Rp. 400 juta dari Komite Sekolah dan Yayasan untuk gedung konstruksi tingkat 2, untuk gedung di sebelah utara pembiayaan diperoleh dari dana sharing Yayasan sebesar Rp. 250 juta. Proses pengerjaannya pun melibatkan orang tua siswa yang memiliki keahlian dalam pembangunan gedung.

Adapun kepanitiaan pembangunan ruang kelas baru ini di bentuk oleh pihak sekolah yakni sebagai berikut :
Penasihat
- Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kab. Klungkung
Penanggung Jawab
- Kepala SMK P Yapparindo
Ketua Panitia
- Gusti Putu Oka
Sekretaris
- Muji Arini
Bendahara
- I.A. Komang Suamika
Anggota
- A.A Rai Mega
- Wayan Mega Arta
Harapannya adalah penyelesaian pembangunan ruang kelas baru ini nantinya sesuai dengan target yang direncanakan sebelumnya yakni akhir Maret 2010, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

Kamis, 01 April 2010

Yapparindo di Rentetan UNAS 2010

Agung Bintang

Pada tanggal 22-25 Maret 2010, SMK YAPPARINDO yang merupakan satu-satunya Sekolah Menengah Kejuruan yang berbasis pariwisata, menyelenggarakan UNAS (Ujian Nasional). Ujian Nasional ini diikuti oleh 157 siswa dengan jumlah perempuan 61 orang dan laki-laki 96 orang.

Dalam penyelenggaraan UNAS ini, SMK YAPPARINDO bekerja sama dengan SMK N 1 KLUNGKUNG dengan melakukan pertukaran guru-guru untuk menjadi pengawas Ujian Nasional. Untuk jadwal pelaksanaan UNAS semuanya sudah diatur dalam sebuah Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh K3S dan BSNP. Berdasarkan SK tersebut, mata pelajaran yang di ujikan pada hari pertama atau tanggal 22 Maret adalah Bahasa Indonesia, kemuadian hari Selasa mata pelajaran yang di ujikan adalah Bahasa Inggris, Untuk hari Rabu bidang yang diujikan adalah Matematika, sedangkan untuk hari terakhir pelaksanaan UNAS bidang pelajaran yang diujikan adalah Program Kejuruan.

Syukurnya, selama kegiatan UNAS berlangsung siswa-siswi SMK YAPPARINDO, tidak terlalu banyak mendapat kesulitan, baik dalam hal pengisian lembar jawaban maupun dalam hal Menjawab soal, itu semua katrena sebelum menghadapi UNAS, para peserta telah dipersiapkan secara mantap dengan melakukan program belajar tambahan untuk mata pelajaran yang akan di UNAS kan.

Walaupun UNAS telah selesai, belum tentu para siswa bisa bersantai-santai ria.Hari jumat yaitu tepatnya tanggal 26, seluruh siswa-siswi kelas XIII SMK YAPARINDO mengikuti ujian praktek olahraga yang bertempat di lapangan Gelgel Klungkung. Praktek olahraga ini akan berakhir pada tanggal 27 Maret 2010. Adapun cabang olahraga yang diujikan dalam ujian praktek ini meliputi, lompat jauh, lari sebanyak 3 kali keliling lapangan, dan roll.


Pelaksanaan Ujian Praktek ini kembali dilaksanakan pada hari Senin tanggal 29 Maret 2010 dengan mata pelajaran yang dipraktekkan adalah Agama dan Bahasa Indonesia. Persembahyangan Sasih Purnama pun mengawali sebelum memulai ujian praktek ini, dengan memanjatkan puja dan puji syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa civitas SMK P Yapparindo dengan kushuk melakukan persembahyangan, setelah persembahyangan usai baru kemudian ujian praktek diadakan.


Untuk praktek agama para siswa-siswa wajib membuat perlengkapan dalam bebantenan, sedangkan untuk praktek Bahasa Indonesia para siswa-siswi wajib menulis jenis karangan deduktif sesuai dengan tema yang diberikan.


Selasa tanggal 30 maret 2010 jadwal praktek selanjutnya adalah Bahasa Bali dan Seni Budaya. Untuk praktek Seni Budaya, para siswa-siswi diharapkan membuat sebuah gerakan tari secara berkelompok.

Kegiatan selanjutnya yang menarik adalah pada hari Rabu tanggal 31 Maret 2010. Materi ajar yang diujikan adalah Praktek IPA dan Kewirausahaan, Praktek ini bisa dikatakan paling menarik, karena selama 4 hari program praktek yang telah dilaksanakan, ujian praktek Kewirausahaanlah yang paling menarik hati dan minat dari para siswa dan juga dewan guru. Kenapa bisa menarik? Jawabannya adalah karena seluruh siswa kelas VIII diwajibkan membuat makanan yang terbuat dari tepung beras, daging, dan sayur-sayuran. Kemudian, masakan yang telah mereka buat wajib di beli oleh para dewan guru dan juga seluruh staf sekolah, karena hasil dari penjualan tersebut akan masuk ke kantong siswa sendiri. Ini adalah bagian dari bentuk apresiasi yang diberikan oleh dewan guru dan staf sekolah kepada siswa untuk memotivasi mereka dalam berwirausaha nantinya selain memang tujuan dari praktek ini adalah melatih kemampuan berwirausaha peserta didik agar kelak ketika mereka telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka di bangku YAPPARINDO, mereka memiliki sebuah bekal yang akan sangat bermanfaat untuk di kemudian hari.





Hari terakhir ujian praktek sekolah akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 1 April, tepat di awal bulan yang ke 4 ini. Mata pelajaran yang akan di ujikan adalah KKPI. Materi pelajaran ini berguna untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan siswa dibidang teknologi.

Bukan berarti karena UNAS dan Ujian Praktek Sekolah telah usai tanggung jawab mereka sebagai siswa-siswi SMK YAPPARINDO telah lepas begitu saja, Masih ada Ujian Sekolah yang telah siap menunggu. Rencananya Ujian Sekolah akan dilaksanakan pada tanggal 5 April 2010.

Ayooooooo SEMANGAT terus adik-adikku!! Semua para dewan guru dan staf SMK Pariwisata YAPPARINDO siap mendukung demi keberhasilan kalian semua. Tidak ada kebanggaan yang bisa membuat kami para dewan guru dan staf Yapparindo bahagia, selain melihat kalian semua berhasil dan berguna untuk keluarga dan masyarakat.

Sabtu, 27 Maret 2010

SMK Pariwisata Yapparindo meraih juara 3 lomba menyanyi sanggar kayonan

Pada hari Minggu tanggal 07 Maret 2010 Sanggar Kayonan Klungkung menyelenggarakan lomba karaoke dan puisi dalam rangka ulang tahun komunitas seni Sanggar Kayonan ke 18 bertempat di depan Monumen Perjuangan Klungkung.SMK Yapparindo mengirimkan 2 peserta lomba karaoke putra dan putri atas nama Widiantara dan Desy Wahyuni yang masing-masing menyanyikan lagu Bungan Sandat dan Taksu.



Keberhasilan yang diraih ini tidak lepas dari peran guru-guru, khususnya Sang Ayu Rekha Dharshanti, S.Sn. Berkat “tangan dingin” lulusan Seni Tari Pengkajian ISI Denpasar
ini mampu mengantar siswa khususnya kategori putri Desy Wahyuni meraih juara ke 3 tingkat SMU dari 8 peserta se Kabupaten Klungkung. Namun tidak demikian dengan kategori putra, Widiantara yang juga seorang Ketua Osis 2009/2010 SMK Yapparindo dengan usaha maksimal ternyata masih belum bisa meraih juara dalam kompetisi ini karena ketatnya persaingan yang ada.













Sebagai sekolah pariwisata yang terbilang masih berkembang, kompetisi-kompetisi yang pernah diadakan
banyak telah diikuti seperti misalnya Lomba karaoke tingkat Kelurahan Semarapura Klod Kangin, SMK Yapparindo berhasil meraih juara ke 3 putri atas nama Ayu Suryani dalam HUT Kemerdekaan RI ke 61 pada tahun 2006 lalu dan juga berhasil lolos dalam kompetisi yang diadakan oleh salah satu TV lokal di Bali.
Ini membuktikan bahwa SMK Pariwisata Yapparindo tidak saja mampu mendidik siswa dalam bidang akademik, tetapi juga dalam seni kreatifitas.

Kamis, 25 Maret 2010

UN 2010 akan Diubah, Kelulusan Ditentukan Sekolah

Mendiknas Mohammad Nuh menyatakan akan melakukan perubahan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2010. Hal itu terkait keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi dari pemerintah berhubungan keputusan dari Pengadilan Tinggi Jakarta tentang pelaksanaan UN. Perubahan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya perbaikan pelaksanaan UN yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Selain pelaksanaan UN 2010 akan berubah, menurutnya, juga dinyatakan UN bukan satu-satunya untuk menentukan kelulusan. Tetap yang menentukan kelulusan adalah sekolah atau guru. "Artinya, jika ada peserta didik yang memperoleh nilai 10 dalam UN, tetapi menurut gurunya peserta didik itu tidak lulus, maka dia tidak lulus,'' katanya.

Ia menjelaskan, anggapan UN dijadikan satu-satunya untuk menentukan kelulusan adalah keliru. Hasil UN digunakan antara lain untuk pemetaan mutu satuan dan/atau program pendidikan, seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan, dan pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

Perubahan paling signifikan UN tahun 2010 dari UN tahun sebelumnya adalah adanya kesempatan bagi para peserta didik untuk mengulang selain ada juga UN susulan bagi mereka yang saat pelaksanaan tidak bisa ikut karena sebab lain, seperti sakit dan lainnya. ''Jadi, niat untuk melakukan perubahan bukan lantaran adanya keputusan MA itu. Sampai sekarang saya belum melihat dan membaca bunyi putusan itu,'' kata Mendiknas Mohammad Nuh, Jumat (27/11) kemarin.

Ia berharap penjelasan berkait duduk perkara pelaksanaan UN dapat menjerenihkan persoalan pelaksanaan UN yang masih simpang-siur. ''Kami sepenuhnya patuh terhadap keputusan lembaga negara dan siap menjalankannya. Demikian juga jika ada jalur hukum lain setelah kasasi ditolak. Menurut para ahli hukum, masih ada dalam bentuk PK (peninjauan kembali)," tambahnya.

Persoalannya, kata dia, sampai saat ini Depdiknas belum menerima putusan kasasi itu, bagaimana bunyinya. Namun dari informasi yang ada, ia memahami putusaan kasasi yang dikeluarkan MA berkait dengan keputusan Pengadilan Tinggi pada 3 Mei 2007 lalu. "Ada enam poin, tiga di antaranya mungkin dimaknai pemerintah tidak boleh melaksanakan UN. Kalau melihat keputusan itu, tidak ada satu kata pun yang menyatakan tentang dilarangnya pemerintah melakukan UN," katanya.

Yang ada, kata dia, dalam bentuk memerintahkan kepada para tergugat (pemerintah) untuk meningkatkan kualitas guru, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah, akses informasi yang lengkap di seluruh daerah di Indonesia, sebelum mengeluarkan kebijakan pelaksanaan Ujian Nasional. Lebih lanjut memerintahkan kepada para tergugat untuk mengambil langkah-langkah kongkret untuk mengatasi gangguan psikologi dan mental peserta didik dalam usia anak akibat penyelenggaraan UN. Memerintahkan kepada para tergugat untuk meninjau kembali Sistem Pendidikan Nasional.

Berkait dengan perintah itu, Nuh menjelaskan, Depdiknas telah melakukan perbaikan-perbaikan dalam hal meningkatkan kualitas guru, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah, akses informasi yang lengkap di seluruh daerah di Indonesia. "Pada program seratus hari Depdiknas, jelas terlihat upaya-upaya itu sedang dilakukan. Misalnya, menyambungkan internet ke 17.500 sekolah," katanya (Bali Post) -

http://disdikklungkung.net/content/view/99/1/